Paling Lambat Pekan Depan, Kantor YOSS Ditutup Paksa Pemprov Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemprov Sulsel makin menegaskan kepemilikannya di kawasan Stadion Mattoanging. Satpol PP Sulsel akan menutup paksa kantor Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS).

Rencananya, penutupan paling lambat pekan depan. Kepala Satpol PP Sulsel, Mujiono mengaku sudah menerima surat perintah penertiban dari Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani.

Perintah tersebut, kata dia, untuk melakukan pengosongan atas beberapa ruangan yang masih digunakan oleh YOSS. Hanya saja, pihaknya masih harus mengundang sejumlah pihak terkait untuk membicarakan teknisnya. Baik dari kepolisian dan Biro Aset. Semua harus siap sebelum penindakan.

“Secepatnya lah. Paling lambat pekan depan, kami akan tertibkan kantor YOSS. Sudah ada UPTD dari Dispora yang akan berkantor di kawasan itu,” beber Mujiono kepada FAJAR, Selasa, 15 Oktober.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Malajareng mengatakan, pihaknya belum bisa bertindak banyak untuk menduduki kawasan Stadion Mattoanging. Pasalnya masih ada YOSS yang berkantor di wilayah itu.

Mereka tinggal menunggu Satpol PP melakukan penertiban. Apalagi, sudah ada surat perintah. Jika sudah ditertibkan, mereka baru bisa masuk dan berkantor di wilayah tersebut.

“Sekarang kita belum bisa apa-apa. Menunggu Satpol PP dulu, baru kami masuk. Soal kantor, bekas ruangan YOSS bisa kita jadikan ruang sementara dulu. Atau kita cari di area Stadion Mattoanging,” tambahnya.

Pembina YOSS, Ilhamsyah Mattalatta, mengecam tindakan pemprov yang semena-mena. Semestinya tindakan tersebut dilakukan berdasarkan putusan pengadilan. Tak serta merta mengambil keputusan sepihak.

Semestinya, keputusan pengadilan menjadi rujukan. Mereka mengklaim, kawasan Mattoanging tersebut milik YOSS.

Pun harus ada keputusan hukum, jika memang pemprov tetap akan mengambil alih kawasan itu.
“Saya akan laporkan ke kapolda kalau begini. Kita juga akan siapkan orang (adang Satpol PP). Tidak boleh mereka semena-mena di republik ini,” tambahnya. (ful)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...