Alodokter Dapat Suntikan Dana Rp468 Miliar

0 Komentar

CEO Alodokter Nathanael Faibis

FAJAR.CO.ID — Startup kesehatan berbasis teknologi (healthtech), Alodokter mengumumkan pendanaan terbaru senilai 33 juta dolar AS. Jumlah tersebut setara dengan Rp468 miliar.

Suntikan dana segar tersebut merupakan pendanaan seri C yang dimotori oleh Sequies Life. Investor lain yang terlibat yaitu Philips, Heritas Capital, Hera Capital, dan Dayli Partners.

Dalam pendanaan seri-seri sebelumnya, sejumlah investor kakap telah masuk Alodokter. Di antaranya Softbank Ventures Asia dan Golden Gate Ventures yang juga ikut serta dalam pendanaan seri C ini.

CEO Alodokter Nathanael Faibis mengatakan, Alodokter kini digunakan lebih dari 20 juta pengguna setiap bulan. Platform yang terhubung dengan 20 ribu dokter dan 1.000 rumah sakit dan klinik ini digunakan untuk mengobrol dengan dokter, memesan layanan dokter, mengakses artikel kesehatan, dan mengelola asuransi kesehatan.

Nathanael mengatakan, sistem kesehatan di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir makin terbuka dengan inovasi digital, bahkan lebih terbuka dari negara-negara maju.

“Indonesia menjadi salah satu negara terdepan dalam mengadaptasi sistem kesehatan digital. Itu salah satu faktor utama yang membuat kami berkembang super pesat sejak pertama kali diluncurkan,” katanya, dikutip Kamis (17/10/2019).

Faibis mengungkapkan dana segar dari investor akan dipakai untuk memperluas jaringan kerja sama dengan rumah sakit sekaligus untuk mengembangkan layanan asuransi.

Pada tahun lalu, Alodokter telah meluncurkan asuransi kesehatan ‘Proteksi Alodokter’. Pemegang polis dapat berlangganan, membayar, dan melakukan proses klaim langsung dari aplikasi. Mereka juga memperoleh fitur seperti konsultasi tak terbatas dengan dokter spesialis dan layanan rumah sakit terbaik.

Menurut Nathanael, pasar asuransi kesehatan di Indonesia masih sangat besar karena penetrasinya masih di bawah 2 persen. Penetrasi ini jauh di bawah negara-negara tetangga, termasuk Malaysia yang penetrasinya 10 kali lebih tinggi daripada Indonesia.

CEO Sequis Life Tatang Wijaya mengaku terkesan dengan visi Alodokter yang kuat dan jelas di samping jumlah pengguna yang cukup besar.

“Alodokter akan menjadi pondasi layanan kesehatan di Indonesia dan kami bangga menjadi bagian dari perjalanan mereka,” tuturnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...