Iwan Darmawan Aras Bilang Amran Sulaiman Masih Punya Kans Jadi Menteri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kabinet Jokowi diprediksi akan didominasi kalangan parpol. Ini membuat kans tokoh Sulsel terancam.

Jokowi sudah menyampaikan kabinetnya akan didominasi wajah baru. Sejumlah wajah lama tetap akan dipertahankan. Namun tak da bocoran nama. Gerindra, Demokrat, dan PAN disebut peluang masuk kabinet.

Gerindra disebut akan mendapat jatah Menteri Pertanian. Nama Edhy Prabowo disebut diusulkan Gerindra untuk posisi tersebut. Bila benar, posisi Amran Sulaiman terancam.

Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan memang disebut-sebut Gerindra mendapat jatah menteri. Namun menurutnya, belum ada kepastian terkait hal tersebut.

“Itu hak prerogatif presiden pak Jokowi. Kita belum tahu,” ungkapnya kepada FAJAR, Rabu, 16 Oktober.

Meskipun diakuinya memang ada pertemuan Jokowi dan Prabowo. Namun, ini belum bisa dianggap kepastian masuknya Gerindra ke gerbong kabinet Jokowi. “Sekali lagi kita belum tahu. Tunggulah nanti diumumkan,” bebernya.

Masuk Kabinet

Legislator DPR RI asal Sulsel, Iwan Darmawan Aras menuturkan kans tokoh Sulsel masuk kabinet masih cukup besar. Termasuk Amran Sulaiman disebutnya masih cukup potensial. Kendati kader Gerindra diisukan akan menjabat posisi Mentan.

“Pak Amran masih punya kans. Kalaupun tidak lagi jabat Mentan, kemungkinan digeser ke Menteri bidang lain,” beber Ketua Bidang DPP Gerindra ini.

Sementara itu, meskipun ada sinyal Gerindra dan PAN merapat ke kabinet Jokowi, PKS tetap menegaskan akan tetap jadi oposisi. Demokrasi tetap perlu penyeimbang.

“Sudah ditegaskan pimpinan partai, PKS jadi oposisi di luar pemerintahan,” beber anggota Fraksi PKS DPR RI, Andi Akmal Pasluddin.

Tersandera Parpol

Pengamat politik Unhas, Adi Suryadi Culla menuturkan, bila Jokowi mengakomodasi kepentingan parpol, maka jatah untuk kalangan profesional makin kecil. Apalagi, saat ini masih ada tarik ulur.

“Informasi siapa jadi menteri masih cukup rapat tertutup. Ini karena ada desakan parpol yang mesti diakomodasi. Jokowi tersandera parpol,” bebernya.

Adi Suryadi menyebut kans tokoh asal Sulsel tetap ada. Meskipun mungkin ada beberapa faktor yang jadi pertimbangan Jokowi. Seperti suara Jokowi yang tidak signifikan di Sulsel saat pilpres.

“Mungkin ini jadi pertimbangan. Ditambah lagi JK tak lagi menjadi Wapres,” bebernya.

Namun, pihaknya yakin rekomendasi JK masih akan dipertimbangkan Jokowi. Posisi Sulsel baik dari sisi geopolitik dan ekonomi mestinya jadi pertimbangan. Sulsel jadi pintu gerbang KTI.

“Saya kira layak tokoh-tokoh Sulsel tetap masuk kabinet Jokowi. Peran JK tetap dibutuhkan untuk menjaga tokoh Sulsel tetap di kabinet,” terangnya.(fik-fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...