Kantin SMPN 2 Manuju Terbakar

0 Komentar

Petugas Damkar saat berusaha memadamkan api.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Kebakaran terjadi di salah satu gedung SMPN 2 Manuju yang terletak di Dusun Bontomanai, Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Rabu malam, 16 Oktober 2019.

Dari kobaran api yang muncul pertama diduga tabung gas kompor yang meledak di ruangan rumah dinas kepala sekolah yang telah dialihfungsikan menjadi kantin sekolah.

Saat api mulai merajai seluruh ruangan, masyarakat sekitar sekolah jadi panik. Alwi, salah satu guru SMPN 2 Manuju, yang tinggal tidak jauh dari sekolah langsung menghubungi Satgas Damkar Dinas Damkar Gowa di Sungguminasa. Dua unit armada Damkar mengarah ke lokasi didukung 15 personel pemadam.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Gowa Mustamin Raga yang dikonfirmasi tadi malam mengatakan dari investigasi yang dilakukan pihaknya diduga sumber api sementara dari tabung gas yang ada di dalam gedung tersebut.

“Personel Damkar langsung mengevakuasi lokasi dan melakukan pemadaman pada satu gedung yang terbakar dengan ukuran luas ruangan kurang lebih 12×8 meter yang terdiri dari tiga ruangan masing-masing ruangan BK, ruangan kesiswaan, dan kantin sekolah. Tabung gas ini terdapat dalam ruangan kantin sekolah. Api diduga bersumber dari ruangan dapur kantin dan merembes membakar dua ruangan lainnya,” jelas Mustamin Raga.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material berupa arsip dan dokumen kesiswaan ada di lokasi.

Kadis Pendidikan Gowa, Salam, yang dikonfirmasi Kamis, 17 Oktober, membenarkan peristiwa terbakarnya salah satu gedung SMPN 2 Manuju. Salam mengatakan, dirinya telah mendapatkan laporan tersebut dari pihak sekolah.

“Gedung yang terbakar adalah bangunan rumah jabatan kepala sekolah yang dialihfungsikan sebagai kantin sekolah yang dikelola oleh Karaeng Saung. Untungnya kebakaran tidak merembes ke gedung lain. Semalam saya sudah berkoordinasi dengan Surana kepala sekolah namun jaringan kurang bagus,” kata Kadis, Kamis (17/10/2019).

Kadis mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan kepsek agar melakukan pendataan terhadap fisik yang terbakar untuk bisa didatakan kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran ini. (ica)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...