Manfaatkan Jam Kerja dan Waktu Magrib, Pencuri Dapat Timah Panas

0 Komentar

Salah seorang pelaku pencurian kena tembak.

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Polres Gowa berhasil meringkus satu orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang meresahkan masyarakat.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, mengatakan, pelaku berhasil diamankan saat anggota Polres gowa mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang saat itu berada di sekitar BTN Barokah Town House Pallangga.

“Pelaku berhasil kita amankan di salah satu perumahan di Pallangga, Selasa, 15 Oktober sekitar pukul 20.00 Wita kemarin,” jelas AKP Mangatas Tambunan, Kamis, 17 Oktober 2019.

Mantan Kanit Lantas Polsek Somba Opu ini menjelaskan, pelaku terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas dengan mencoba merampas senjata api dan melarikan diri.

“Saat kita interogasi dan melakukan pengembangan di Desa Jenetallasa, pelaku mencoba melarikan diri dan berusaha merampas Senpi anggota. Jadi, kita terpaksa lakukan tindakan terukur dan tegas,” katanya.

Dari hasil pengakuan pelaku, dalam melakukan aksinya dia bersama seorang rekannya lelaki WN yang saat ini dalam daftar pencarian orang (DPO) yang berperan sebagai pelaku utama atau pemetik yang mengeksekusi.

“Jadi pelaku RN ini berperan sebagai joki atau yang mengangkut barang hasil curiannya dan satu orang rekannya saat ini masih dalam pengejaran petugas,” ungkapnya.

Ada pun modus pelaku dalam melaksanakan aksinya yakni dengan memantau calon rumah korbannya yang sebagian besar adalah perumahan. Setelah memahami situasi rumah korbannya, barulah pelaku melancarkan aksinya dengan membuka paksa pintu rumah.

“Pelaku beraksi saat rumah korban lagi kosong. Mereka bisanya melakukan pencurian sekitar pukul 07.00 Wita saat korban sedang bekerja dan pukul 18.00 Wita saat memasuki waktu salat,” jelasnya.

Ada pun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni dua unit HP, tujuh buah tabung gas elpiji 3 kg, dan dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku telah mendekam di sel Polres Gowa dan diancam dengan pidana kurungan 7 tahun penjara sesuai dengan pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan. (ica)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...