Pemkot Dinilai Pilih Kasih, Pengusaha Ekspedisi Mengadu ke DPRD Sulsel

0 Komentar

Pengusaha ekspedisi mengadu ke DPRD Sulsel.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah pengusaha ekspedisi mengadukan penindakan penutupan gudang yang dilakukan Pemkot ke DPRD Sulsel, Kamis (17/10/2019). Penutupan itu dinilai pilih kasih.

Ketua Himpunan Pengusaha Ekspedisi (Hipeksi) Makassar, Hasanuddin Dundung, menuturkan, pengusaha ekspedisi sebenarnya sudah menyatakan siap merelokasi gudang. Hanya saja, sarana dan infrastruktur yang disiapkan Pemkot tak ada.

“Kompleks pergudangan terpadu atau terminal kargo itu sudah sejak zaman wali kota Danny Pomanto. Tetapi, sampai saat ini tidak terealisasi,” ungkapnya, saat diterima di ruangan Fraksi PAN DPRD Sulsel.

Hasanuddin menegaskan, ada 300 pelaku usaha ekspedisi. Diakuinya, pelarangan gudang dalam kota memang untuk mengurangi kemacetan kota. Tetapi, penerapannya tidak adil.

“Tidak perlu kami diusir-usir. Kami juga ikut menggerakkan ekonomi. Bahkan kami siap pindah bila lahan yang disiapkan Pemkot itu jelas,” tegasnya. (fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...