Pilkades Bantaeng Berujung Masalah, IT-nya Eror

Kamis, 17 Oktober 2019 21:04

UNJUKRASA. Aksi unjukrasa depan kantor PMD Kabupaten Bantaeng.

BANTAENG, RADAR SELATAN — Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah desa di Kabupaten Bantaeng dengan menggunakan sistem e-voting berujung masalah. Pasalnya, ada yang mengalami error saat pelaksanaan Pilkades serentak, Rabu, 16 Oktober 2019 2019.

Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin telah menandatangani surat ihwal rekomendasi untuk membuka kotak audit suara pada Pilkades Bonto Karaeng.

Sebab di desa tersebut, terjadi sengketa atas hasil perolehan suara yang oleh masyarakat setempat menyebut ada indikasi kecurangan. Sehingga kotak suara dibuka untuk perhitungan manual pada Kamis, 17 Oktober 2019.

Dikabarkan bahwa sejak Rabu malam, 16 Oktober 2019, sejumlah massa sudah menduduki Kantor Desa Bonto Karaeng.

Sengketa ini juga terjadi di Kantor Dinas PMD PP dan PA Kabupaten Bantaeng. Puluhan massa dari masyarakat Desa Biangkeke berunjuk rasa menuntut agar PMD membuka kotak suara untuk perhitungan suara ulang secara manual.

Massa sejak pagi tadi sudah memadati depan kantor tersebut. Aksi itu kian memanas lantaran pihak PMD belum juga menemui para pengunjuk rasa.

Bagikan berita ini:
6
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar