Pilkades Bantaeng Berujung Masalah, IT-nya Eror

Kamis, 17 Oktober 2019 21:04

UNJUKRASA. Aksi unjukrasa depan kantor PMD Kabupaten Bantaeng.

Kadis PMD PP dan PA Kabupaten Bantaeng, Chaeruddin yang berhasil dihubungi membeberkan bahwa ketidak hadiran bidang yang bersangkutan ditenggarai adanya insiden serupa di Desa Bonto Karaeng.

“Saya lagi sakit pak. Sementara Kabid, Kasi di Bidang PMD ada di Bonto Karaeng. Kalau di Desa Biangkeke itu, kemarin ada alat yang bermasalah makanya sempat ada keberatan dan itu sudah dijelaskan oleh BPPT (Balai pengkajian penerapan teknologi). Penjelasannya itu memakan waktu berjam-jam, jadi ada waktu yang terbuang, hingga disepakati antara panitia, para calon dan masyarakat agar proses terus berlanjut dan itu terus berlanjut,” terang Chaeruddin.

Hanya saja, masyarakat menduga ada intrik politik dalam hasil perolehan suara. Masyarakat dan panitia pelaksana Pilkades saat itu juga menyepakati agar dilakukan perhitungan suara secara manual keesokan harinya.

“Tapi kan malam itu kita sudah tandatangani berita acara atas nama masyarakat bahwa panitia pilkades membuka kotak suara jam 9 pagi besok (Kamis, 17 Oktober) untuk perhitungan manual. Nah itu yang kami tuntut, loh, kenapa malam itu kotak dibawa kabur ke kantor PMD dan sampai sore ini belum ada yang membuka kotak suara, ini jadi pertanyaan, ada apa?. Yang jelasnya kami menuntut untuk Pilkades ulang jika lewat hari tuntutan kami tidak terpenuhi,” jelas masyarakat dari Biangkeke, Edyatma.

Bagikan berita ini:
1
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar