Jelang Purnatugas, JK : Negara Aman, Investasi Masuk

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:52

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Polri menggelar acara pengantar purnatugas bagi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) kemarin (18/10). Dalam acara tersebut, JK menekankan pentingnya keamanan dalam mendukung perekonomian.

”Tidak ada negara maju tanpa keamanan dan ketertiban. Di mana pun itu,” ucap JK. Menurut dia, tanpa keamanan, tidak akan ada investasi yang masuk. JK lantas menceritakan nostalgia hubungannya dengan Polri dan TNI. Pada medio 2002–2003, JK bertemu dengan panglima TNI dan Kapolri. ”Waktu itu keduanya melaksanakan tugas dengan peralatan seadanya, mobil tua pada mogok,” tuturnya.

Kondisi itu kemudian membuat JK bertemu dengan menteri keuangan. ”Saya rayu menteri keuangan, mau tidak naik pajaknya 30 persen, sekitar Rp 50 triliun,” paparnya. Tapi, keluarkan Rp 3 triliun dulu. JK belum memberitahukan tujuannya. ”Setelah ditawar Rp 2 triliun, barulah dibuka bahwa uang itu untuk membeli mobil bagi TNI dan Polri,” ujarnya.

PAMITAN: Kapolri dan JK dalam acara Tradisi Pengantar Purnatugas Wapres di STIK-PTIK, Jalan Tirtayasa, Jakarta, kemarin (18/10). (Setwapres) Lalu, kepada pengusaha mobil, JK melobi untuk memberikan harga pokok. Dengan tawaran kondisi keamanan yang lebih baik pasti bisa meningkatkan penjualan mobil. ”Akhirnya dapat 5 ribu mobil untuk TNI dan Polri. Sebanyak 2.500 mobil untuk TNI dan 2.500 untuk Polri. Kijang terbaru saat itu,” urainya.

Setelah itu, kondisi benar-benar aman. Dengan begitu, benar-benar ada hubungan antara ekonomi dan ketertiban-keamanan. ”Persoalan peralatan yang serba kekurangan selesai,” tutur JK dalam sambutannya.

Bagikan berita ini:
3
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar