Kecanduan Gadget, Tujuh Anak dan Remaja Gangguan Jiwa

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:08

FAJAR.CO.ID,KALSEL– Peran para orang tua untuk membatasi waktu buah hatinya bermain gadget harus lebih serius. Bukan tanpa alasan, selama 2019 ini, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), ternyata sudah menangani tujuh anak dan remaja yang mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan gadget alias gawai.

Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Berdasarkan data RSJ milik Pemprov Kalsel itu pada 2018 hanya ada lima orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) pecandu gadget yang mereka tangani.

“Tahun lalu hanya satu yang dirawat inap dan empat rawat jalan, sementara tahun ini ada dua yang sempat dirawat inap dan lima dirawat jalan,” kata Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, dr IBG Dharma Putra, sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Jumat (18/10).

Sementara itu, dokter spesialis kejiwaan RSJ Sambang Lihum, Yanuar Satrio menerangkan, saat ini dua pasien gangguan jiwa pecandu gawai yang sempat dirawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Akan tetapi, masih harus minum obat secara teratur. “Dia seperti gangguan jiwa pada umumnya, kalau tidak minum obat maka akan kumat,” ucapnya.

Mengenai bagaimana kondisi para pasien saat baru dibawa ke RSJ, dia mengungkapkan, yang paling parah ialah anak berusia 14 tahun dari Tanah Laut yang sempat dirawat inap selama dua pekan. “Anak itu sudah sampai ke gangguan jiwa berat, karena sudah ada perubahan perilaku,” bebernya.

Komentar