Di Warkop Makassar, Ustad Shamsi Ali Ungkap Alasan Bangun Pesantren Pertama di Amerika Serikat

Minggu, 20 Oktober 2019 03:06

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Imam Besar Pusat Kebudayaan Islam di New York, Shamsi Ali berkunjung ke Kota Makassar, Sabtu, 19 oktober. 

Ia datang untuk menghadiri beberapa kegiatan. Meski begitu padat, pria kelahiran Kabupaten Bulukumba, Sulsel, itu menyempatkan untuk mencoba menikmati kopi di salah satu warkop yang dinamai Phoenam di bilangan Jalan Boulevard, Makassar. 

Sesampainya di Warkop Phoenam, Ustad Shamsi Ali rupanya sudah ditunggu oleh sejumlah pengunjung warkop yang lebih awal datang, khususnya para pengunjung tetap dinamai Komunitas Meja Bundar (KMB), Phoenam. 

Mereka diantaranya, pengusaha sekaligus politisi Rusdin Abdullah, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Direktur Eksekutif Jenggala Center Dr Syamsuddin Radjab (Olleng), Taufiqqulhidayat Ande Latief (dr onasis).

Sementara, Shamsi Ali datang bersama Muzayyin, anggota DPRD Sulsel yang baru dilantik dari Fraksi PKS. Tak lama setelah itu hadir pula Arum Spink, anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Nasdem.

Mengawali dialognya, Shamsi Ali menceritakan siapa dirinya hingga akhirnya menetap di Amerika Serikat. “Sejak 1996 atau sudah sekitar 23 tahun saya berada di Amerika Serikat,“ kata Shamsi Ali mengawali dialognya sore kemarin.

“Saya ini putra dari Kajang, Bulukumba. Setiap saya balik pasti ketemu Ammatoa,” tambahnya lagi.

Shamsi Ali yang juga merupakan alumni pesantren Darul Arqam Gombara itu kemudian melanjutkan dengan menceritakan awal mula ia membangun pesantren di Amerika Serikat yang dinamai Nusantara Madani. 

Bagikan:
7
8
6

Komentar