Mengintai dan Mengendap, Cabuli Perempuan yang Mandi di Sungai

0 Komentar

Mengintai dan Mengendap, Cabuli Perempuan yang Mandi di Sungai

FAJAR.CO.ID,MUARAENIM –Serlianto, 27, warga Kampung I, Desa Embawang, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, Sumatera Selatan, harus berurusan dengan polisi, Minggu (20/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pria yang kesehariannya bertani ini ditangkap polisi karena mencabuli seorang perempuan berinisial KT, 29, yang tengah mandi di sungai.

Peristiwa itu terjadi saat korban warga Desa Embawang, Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim, itu tengah mandi di pinggir sungai Desa Embawang Minggu (20/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat itu pelaku telah lama mengintai korban dan berjalan pelan menuju sungai di mana posisi korban mandi.

Pelaku berjalan mengendap dari arah berlakang korban yang tengah menyiramkan air ke tubuhnya. Tanpa pikir panjang, pelaku langsung memeluk tubuh korban yang dalam keadaan basah di pinggir sungai.

Korban terkejut dan spontan mengelak, tetapi tersangka makin beringas melancarkan aksinya. Korban pun berontak lantas menjerit.

Pelaku tak mengurungkan aksinya, malah berupaya melumpuhkan korban dengan cara membenamkan kepala korban ke dalam sungai.

Ternyata, korban masih tetap melawan dan makin berteriak kencang minta tolong, meski wajah dan tangannya sempat dipukul menggunakan sepotong kayu.

Korban selamat dari aksi bejat Serlianto setelah saksi Hengki yang mendengar jeritan korban tiba di lokasi dan pelaku langsung kabur.

Kapolsek Tanjung Agung, AKP M Arif Mansyur membenarkan kejadian tersebut. “Pelakunya sudah ditangkap dan kini dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek.

AKP Arif mengatakan pelaku merupakan residivis terlibat perkara yang sama tahun 2016 lalu dan dihukum selama 1,6 tahun,” jelasnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...