Pulang dari Pelantikan Presiden-Wapres RI, Ajudan JK Berpangkat Jenderal

0 Komentar

Brigjen Pol Awal Chaeruddin (kanan) inisiatif mengambil alih posisi ajudan JK dalam perjalanan pulang dari kantor menuju kediaman Pribadi JK di Jl. Brawijaya No 6 Kebayoran Baru. Foto ini merupakan dokumentasi saat JK ikut sidang PBB di New York USA.

FAJAR.CO.ID—Selama 5 tahun menjabat wakil Presiden, ada beberapa perwira menengah TNI dan Polri yang mendapat kehormatan untuk mendampingi Jusuf Kalla sebagai ajudan.

Sampai JK menyelesaikan jabatanya sebagai wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 Ajudan JK adalah Kombes Arief Budiman, Kolonel Edwin Sumanta, Kolonel laut Deni Prasetyo, Kolonel (P) Ali Gusman.

Dari ke 4 ajudan JK, Kolonel Edwin Sumanta mendapat kehormatan untuk mendampingi JK melepaskan jabatannya sebagai wakil Presiden RI di Senayan. Dengan berakhirnya jabatan JK sebagai wakil Presiden maka tugas sebagai ajudan ke 4 perwira menengah pun berakhir.

Demi mengisi kekosongan ajudan untuk sementara, maka Brigjen Pol Awal Chaeruddin inisiatif mengambil alih posisi ajudan JK dalam perjalanan pulang dari kantor menuju kediaman Pribadi JK di Jl. Brawijaya no 6 Kebayoran Baru.

Tentunya hal ini di luar kelaziman di mana ajudan wapres adalah Perwira TNI atau Polri berpangkat Kolonel atau komisaris besar.

Awal Chaeruddin merupakan mantan ajudan JK yang bertugas dalam kurun waktu 2016-2018. Setelah mendapat promosi kenaikan pangkat bintang 1 ia pun mengakhiri tugasnya sebagai ajudan dan menjadi Tim ahli wakil Presiden hingga JK menyelesaikan tugasnya.

Bagi Pria 47 tahun ini adalah kebanggan tersendiri dapat mendampingi JK sebagai ajudan dan tim ahli wapres, ia dapat banyak belajar dari sosok seorang JK. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...