Seribuan Pelajar Ikut Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis

Senin, 21 Oktober 2019 15:57

Pra Skirining ini dilakukan Bosowa Peduli dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Unibos.

Subhan menambahkan dari data yang dikantongi panitia, 10 persen dari 66 juta anak sekolah di Indonesia menderita kelainan refraksi, atau pembiasan. Kondisi ini jika tidak ditangani cepat akan mengakibatkan munculnya lapisan generasi muda yang memiliki kualitas hidup dan intelektual yang rendah.

“Gangguan penglihatan tentu akan memberi dampak yang buruk bagi anak dalam kehidupannya, khususnya dalam proses belajar di sekolah dan interaksi sosialnya. Hanya saja minimnya kesadaran dari orangtua akan pentingnya memeriksakan mata anaknya terbilang rendah. Maka dari itu, semoga Bosowa bisa berperan dalam meminimalisir hal tersebut,” ujarnya.

Bosowa Peduli pun menggandeng One Sight untuk menggelar kegiatan ini. Onesight merupakan organisasi nirlaba independen yang menyediakan akses keperawatan mata berkualitas dan kacamata di komunitas yang kurang terlayani di seluruh dunia.

Didirikan lebih dari 30 tahun yang lalu, One Sight berkantor pusat di Amerika Serikat dan beroperasi di 48 negara dan telah membantu lebih dari 10 juta nyawa. Sebagai sponsor global pendiri OneSight, Luxottica memberikan dukungan operasi tahunan, bingkai, dan keterlibatan sekitar 23.000 dokter dan karyawan.

Bagikan berita ini:
3
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar