Anggota DPRD Palopo hanya Datang Ngopi Lalu Pulang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PALOPO– Anggota DPRD Kota Palopo periode 2019-2024 belum bisa bekerja optimal. Meski 25 anggota dewan ini telah dilantik, Senin, 2 September lalu. Bahkan, setiap hari anggota dewan hanya bersantai di kantornya.

Legislator Partai Hanura, Aris Masykur mengatakan, belum bisa berbuat banyak sejak dilantik satu bulan lalu. ”Jabatan legislator sudah melekat. Namun, fungsi anggaran, fungsi legislasi, dan pengawasan atau kontrol belum bisa digunakan maksimal,” kata Aris kepada FAJAR, Senin, 21 Oktober.

Menurutnya, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan perda tata tertib serta kode etik belum ditetapkan. Komisi dan pimpinan dewan baru sementara. Kunjungan reses belum diizikan. Para anggota dewan masih santai. Bahkan terkesan nganggur. Tidak bisa menjalankan tiga fungsi dewan secara maksimal. Sebab, belum ada pimpinan definitif.

Anggota dewan hanya bisa datang ke kantor cerita dan ngopi baru pulang. Legislator belum bisa berbuat banyak. Anggota dewan belum bisa rapat mengambil keputusan. Karena belum ada alat kelengkapan yang defenitif. ”Kami minta pimpinan segera didefinitifkan,” ujarnya.
Pembahasan KUA dan PPAS APBD tahun 2020 tentu akan terhambat kalau pimpinan dan alat kelengkapan tidak didefinitifkan. Kinerja dewan tak maksimal.

Sekretaris Dewan Palopo, Amirullah Yani mengatakan, usulan pelantikan pimpinan DPRD Palopo yang definitif masih berproses. ”Masih ada di Kantor Gubernur. Suratnya masih berproses di sana,” kata Amirullah kepada FAJAR, Senin, 21 Oktober.

Dia menjanjikan surat dari Pemkot Palopo akan segera direspons Gubernur Sulsel. Setelah itu, akan terbit surat keputusan pengangkatan pimpinan definitif DPRD Palopo 2019-2024. Meski surat SK pelantikan pimpinan DPRD Palopo lambat terbit. Namun, Amirullah menilai tidak akan membuat pembahasan APBD Palopo 2020 terhambat. Bahkan tidak menghambat kinerja dewan.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir mengakui SK pimpinan dewan saat ini belum terbit. ”Belum ada SK dari Pak Gubernur,” paparanya. (shd/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...