Keren, Pendataan Ibu Hamil di Bulukumba Gunakan Aplikasi GIS

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Teknologi Geografic Information System (GIS) bakal digunakan di Bulukumba. Aplikasi ini akan digunakan untuk memetakan lokasi rumah ibu hamil dengan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) atau pelayanan kesehatan terdekat.

Tim MMCC Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Supriatiningsih, Senin 21 Oktober memaparkan berbagai hasil penelitian menunjukkan penyebab Angka Kematian Ibu (AKI) adalah keterlambatan ibu hamil risiko tinggi mendapatkan pertolongan di pelayanan kesehatan yang tersedia.

Jarak tempat tinggal dan hambatan dalam mengakses tempat pelayanan kesehatan merupakan faktor utama keterlambatan. Berbagai upaya telah dilakukan di Bulukumba untuk menekan AKI.

Salah satunya dengan pendirian RTK sebanyak 10 rumah. Akan tetapi penggunaan RTK ini belum berjalan efisien. Terbukti sebagian RTK ini kosong atau tidak digunakan.

Berdasarkan laporan dinas kesehatan Kabupaten Bulukumba tahun 2014, AKI di Kabupaten ini mengalami peningkatan. Tahun 2013 terjadi 9 kematian ibu lalu tahun 2014 meningkat menjadi 11 kematian ibu hamil, bersalin dan nifas.

Untuk itu, Tim Muhammadiyah Maternal Child Center (MMCC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerjasama dengan Fakultas Teknik Sipil UMY mencoba untuk menerapkan penggunaan teknologi GIS untuk memetakan seluruh lokasi rumah Ibu Hamil dengan RTK atau pelayanan kesehatan terdekat.

Kadis Kesehatan Bulukumba, dr. Hj. Wahyuni AS, MARS menyampaikan aplikasi GIS dalam pendataan ibu hamil ini sangat dibutuhkan di Bulukumba. Mengingat letak geografis Bulukumba yang mengakibatkan masih banyak fasilitas dan rumah warga yang sulit dijangkau baik bagi tenaga kesehatan maupun oleh Ibu hamil.

Sehingga dengan adanya data ibu hamil yang terupdate dari pendataan GIS ini bisa dietahui dimana Letak faskes terdekat dari ibu hamil terutama bagi ibu hamil dengan yang beresiko tinggi.

“Kami sangat berharap kerja sama antara Dinas Kesehatan dengan Tim MMCC UMY ini dapat tetap berlanjut untuk suistanable program terutama dalam upaya Penurunan AKI dan AKB,” harapnya. (sir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...