Tak Ada yang Salah Pergantian Kadisdukcapil Takalar, Ini Buktinya

  • Bagikan

Rahmansyah pun mengaku kaget dengan munculnya surat Dirjen Capil Kemendagri tertanggal 17 Oktober yang berisi penolakan Farida sebagai Kadisdukcapil. BKD Takalar kata Rahmansyah, menerima surat itu 18 Oktober 2018 malam yang menganulir pergantian itu.

"Tiba- tiba ada surat dari Dirjen Capil yang saya terima lewat WA 18 Oktober malam, pas setelah pelantikan, itupun fisiknya belum kita terima, saya kaget saja kenapa ada surat demikian padahal seharusnya sudah lewat dari waktu yang diatur berdasarkan Permendagri 2015," kata dia.

Ia pun membantah jika pihaknya melawan keputusan Kemendagri itu. Namun, putusan Dirjen Capil itu yang melanggar Permendagri 76 tahun 2015. 

"Jadi surat Dirjen Capil Kemendagri itu bertentangan dengan Permendagri, makanya Pak Abdul Wahab sebagai Kadisdukcapil yang baru melaporkan persoalan ke Ombudsman pusat atas kekeliruan itu," ungkap Rahmansyah. 

Rahmansyah pun menegaskan jika Bupati Takalar melakukan pergantian Kadisdukcapil dengan dasar yang kuat. Termasuk penilaian Ombudsman, temuan LHP BPK terkait aset, dan temuan Inspektorat. 

"Jadi kalau dasar pergantian yang dilakukan oleh Bapak Bupati sangat kuat," terang Rahmansyah. (taq)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan