Komjen Idham Azis Disebut-sebut Bakal Gantikan Tito sebagai Kapolri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Idham Azis disebut-sebut bakal menggantikan Jenderal Muhammad Tito Karnavian sebagai Kapolri.

Idham merupakan lulusan Akpol tahun 1988 dan berpengalaman dalam bidang reserse. Dia termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat cukup cepat saat tergabung dalam tim Bareskrim, dengan prestasi melumpuhkan teroris Azahari dan kelompoknya di Batu, Jawa Timur, pada 9 November 2005.

Kedekatan Tito dan Idham memang sedari dulu. Tito pernah memintanya untuk menjadi wakilnya dalam kasus investigasi mutilasi tiga gadis Kristen yang terjadi di Poso. Per tanggal 12 November 2005, Idham resmi menjadi Wakil Ketua Satgas Bareskrim Poso.

Idham merupakan jenderal yang penuh prestasi. Sederet prestasinya yang membuatnya mendapat promosi sebagai Kabareskrim Polri pada 22 Januari lalu, dan prestasinya pula yang menaikkan pangkatnya menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) pada Senin, 28 Januari.

Mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Syafruddin kagum dengan prestasinya. Menurutnya, Idham adalah perwira terbaik di angkatannya, generasi penerus di kepolisian secara umum.

“Salah satu yang saya kader, didikan saya dan didikannya Kapolri. Pilihan terbaik, dan salah satu perwira yang brilian baik di angkatannya maupun di institusi Polri,” akunya saat bertandang ke Redaksi Harian FAJAR beberapa saat lalu.

Prestasi Idham tutur mantan Menpan RB itu, pernah memimpin satuan cukup bagus, berhasil mengungkap teroris baik nasional dan internasional, sangat berpengalaman di Densus 88. Dia memimpin polda di Sulawesi Tengah, menyelesaikan masalah teroris di Poso.

Termasuk Promosi di internal Polri, menyelesaikan masalah internal, profesional, kode tetik diselesaikan semuanya. “Di Polda Metro Jaya, tangannya dingin tidak ada kejadian yang menonjol. Hampir semua tidak ada cacatnya. Dan dia orang bugis,” tegasnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...