PLN dan BPN Teken MoU Legalisasi Aset Infrastruktur Ketenagalistrikan

PLN dan BPN Teken MoU.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PLN dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (Kanwil BPN Sulsel) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) tentang legalisasi aset tanah bagi infrastruktur ketenagalistrikan.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Hotel Four Points Makassar, Kamis (24/10/2019). Dilakukan oleh Kepala Kanwil BPN Sulsel, Dadang Suhendi, GM PLN UIP Sulbagsel, I Putu Riasa, GM PLN UIKL Sulawesi, Suroso Isnandar, dan GM PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu.

“Melalui kerja sama serta MoU ini, saya harapkan sinergi antara BPN Sulsel dengan PLN dapat ditingkatkan, baik ditingkat wilayah maupun Kabupaten dan Kota,” tutur Dadang Suhendi.

Hal tersebut tergambarkan melalui Forum Group Disscussion (FGD) antara seluruh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dan Manajemen PLN ketika mendiskusikan seluruh tantangan, mitigasi serta aturan terkait selama proses legalisasi aset bagi Infrastruktur Ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.

“Beberapa hal terkait legalisasi aset PLN khususnya sertifikasi tanah kini semakin pasti secara hukum, semoga sinergi antara PLN dan BPN dapat terus ditingkatkan dan sesuai dengan koridor integritas yang semakin dijunjung tinggi,” harap I Putu Riasa.

Senada dengan hal tersebut, Suroso menyampaikan, agar sinergi komunikasi antara PLN dan BPN dapat semakin baik.

Sementara itu, Ismail juga menambahkan bahwa harapan dari MoU ini yakni ada kepastian waktu penyelesaian proses sertifikat aset tanah dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Selaku Badan Usaha Milik Negara dengan aset terbesar di Indonesia, PLN selalu mengupayakan legalitas dan akuntabilitas atas seluruh aset yang dimiliki. Selain itu, sinergitas antar stakeholder selalu dikedepankan melalui agenda serupa, seperti penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama. (tam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...