Tak Lagi Mentan, Amran Sulaiman: Kami Pamit untuk Mengabdi dari Pinggiran

Kamis, 24 Oktober 2019 22:17
Tak Lagi Mentan, Amran Sulaiman: Kami Pamit untuk Mengabdi dari Pinggiran

Amran Sulaiman

Fajar.co.id, Jakarta — Mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan dengan tegas sikap loyalnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu diungkapkan saat bertemu wartawan di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

“Kami secara pribadi dan keluarga berutang budi  kepada Pak Jokowi karena kami bukan siapa-siapa yang dijadikan menteri selama lima tahun. Kami mendoakan Bapak Presiden bersama ibu negara serta keluarga dapat menjalankan amanah rakyat untuk bangsa dan negara selama lima tahun ke depan,” kata Andi Amran.

Andi Amran bahkan blak-blakan menyatakan kekagumannya pada Presiden Jokowi. “Dalam kepemimpinan selama lima tahun, kami tahu persis sosok beliau, yaitu sederhana,  jujur, dan berani mengambil risiko demi kepentingan rakyat banyak. Serta tidak mempunyai interest pribadi atau titipan dalam bentuk apapun selama kami menjabat,” imbuhnya.

Presiden Jokowi, di mata Andi Amran adalah sosok yang berbeda karena kesederhanaan dan integritasnya.

“Kami mencoba merefleksikan di Kementan selama lima tahun di seluruh Indonesia dan juga tidak berkompromi dengan mafia dan korupsi yang merugikan petani dan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Andi Amran kemudian menghaturkan dengan segala kerendahan hati dan menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf dan kekurangan selama menjabat sebagai menteri kepada Presiden Jokowi dan mantan Wapres HM Jusuf Kalla.

“Kami izin pulang kampung untuk mengabdi di desa khususnya sektor pertanian dan dari pinggirin sebagaimana isi nawa cita. Walaupun ini skala kecil, tapi nawaitunya untuk mengabdi pada negara. Untuk kebaikan Presiden Jokowi terhadap kami dan keluarga, kami mendoakan semoga Allah membalas kebaikan Bapak Presiden. Dan kami mendoakan agar pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin berjalan sukses. Aamiin, Aamiin, Aamiin YRA,” pungkas Andi Amran Sulaiman. (rls)

Bagikan berita ini:
8
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar