Warga Koopsau II Mendapat Sosialisasi Terhadap Pemanfaatan BPJS bagi Peserta JKN-KIS

  • Bagikan
Suasan sosialilsasi BPJS kesehatan bagi peserta JKN-KIS di Makoopsau II.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Upaya pemanfaatan penggunaan BPJS kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), segenap warga Markas Komando Operasi TNI Angkatan  Udara (Makoopsau) II, mendapat sosialisasi dari Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Cabang Makassar, Rijal Mursallim, S.Kom, MM, AAAK, di Gedung Suryadi  Surya Dharma makoopsau II, Kamis (24/10/2019).

Demi mendapatkan informasi yang tepat, kegiatan ini diikuti segenap warga Koopsau II, baik para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koopsau II, yang dipantau langsung Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro.

Pada kesempatan ini, Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto, MDS, dalam sambutannya dibacakan Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro mengatakan, langkah pemerintah melakukan penyesuaian iuran BPJS sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018.

“Seperti dijelaskan dalam Perpres tersebut menyebutkan, iuran program jaminan kesehatan sosial disesuaikan paling lama dua tahun sekali, selama ini nominal iuran yang berlaku besarannya tidak sebesar yang seharusnya ditanggung masyarakat karena sebagian sudah ditanggung pemerintah,” jelas Pangkoopsau II.

Menurutnya, jika didalami, sesungguhnya besaran iuran yang baru masih terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat. “Karena penyesuaiannya tidaklah besar apabila dibandingkan dengan besarnya manfaat yang diberikan program JKN-KIS ketika ada peserta yang sakit atau membutuhkan layanan kesehatan,” ungkap Pangkoopsau II.

Lebih lanjut Pangkoopsau II mengatakan, kebijakan pemerintah sangat baik karena sudah membantu menanggung iuran untuk rakyatnya. “Sebesar 73,63 persen dari total besaran penyesuaian iuran akan ditanggung oleh pemerintah melalui APBN, penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah, pegawai pemerintah pusat/daerah, TNI, dan Polri,” paparnya.

Makanya, Pangkoopsau II Donny Ermawan mengatakan, dari 223 juta peserta JKN-KIS, hampir separuhnya dibiayai oleh pemerintah. Tepatnya, ada 98,6 juta penduduk miskin dan tidak mampu yang iuran JKN-KIS-nya ditanggung negara lewat APBN dan 37,3 juta penduduk yang ditanggung oleh APBD.

Hal ini, kata Pangkoopsau II, menunjukkan komitmen pemerintah yang luar biasa agar Program JKN-KIS yang telah memberikan manfaat bagi orang banyak ini dapat terus diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Oleh karena itu, seluruh personel Makoopsau II, agar memanfaatkan acara ini dengan sebaik-baiknya. Karena acara  ini  sangat penting, dalam rangka untuk mengetahui dengan baik tentang BPJS, utamanya yang berkaitan dengan hak dan kewajiban kita sebagai peserta JKN –KIS,” pungkas Pangkoopsau II. (lis)

  • Bagikan