5 Tahun Jadi Menteri, Kekayaan Amran Sulaiman Menyusut Rp50 Miliar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Andi Amran Sulaiman berpidato di acara pisah sambut Mentan yang dihadiri ratusan pegawai Kementan di Auditorium Kementan, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Jumat (25/10).

Mengawali pidatonya, Amran meminta maaf kepada seluruh jajaran Kementan atas khilaf yang dilakukannya saat menjabat Mentan Kabinet Kerja.

Terutama, Amran meminta maaf kepada pejabat eselon satu, dua, dan tiga. Dia mengaku sering kali menelepon para pejabat tersebut untuk memantau perkembangan pekerjaan.

"Aku tahu, mungkin ada kata-kata saya yang kurang berkenan, tolong dimaafkan. Terkadang keadaan yang memaksa saya harus menelepon jam 3 subuh, jam 2 subuh," kata Amran.

Setelah permintaan maaf, pidato Amran pun berlanjut. Pria Bone itu pun membeber capaian yang dilakukannya saat menjabat Mentan.

Satu di antaranya, jajaran Kementan sukses mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangannya.

Dia pun berharap capaian Kementan tetap bertahan di era kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo. "Kami meyakini prestasi (WTP) bertahan, karena kalau tidak bertahan, tunjangan kinerjnya pegawai terancam," ucap Amran.

Mengakhiri pidato, Amran mengaku akan pulang ke kampung halaman setelah tidak menjabat Mentan. Amran pun berpamitan kepada pegawai dan pejabat di jajaran Kementan.

"Bapak ibu sekalian, banyak kenangan selama di pertanian. Aku pamitan, langsung pulang," ungkap dia.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...