Mau Perkosa Nenek 51 Tahun, ABG 19 Tahun Ini Lari Anunya Kesakitan

Jumat, 25 Oktober 2019 16:12

FAJAR.CO.ID, TABANAN– Seorang wanita berusia 51 tahun menjadi korban penganiayaan dan percobaan pemerkosaan, oleh seorang ABG, Putu Adi Pratama Putra, 19.

Aksi itu dilakukan saat korban baru pulang dari pasar. Remaja asal Banjar Punggang, Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan, Tabanan, itu pun langsung ditangkap massa dan dibawa ke Polres Tabanan.

Informasi di lapangan menyebutkan peristiwa itu bermula ketika Kamis (24/10) sekitar pukul 04.00 Wita, korban NH, 51, asal Brebes, JawaTimur, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DK 3660 FAW pergi ke Pasar Kediri.

Setelah selesai berbelanja di Pasar Kediri, korban kembali pulang ke rumahnya di Perumahan Griya Multi Jadi, Bankar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri. Namun dalam perjalanan tepatnya sampai di lampu merah Sanggulan (simpang DPRD Tabanan ) ada sepeda motor yang menabrak dari arah belakang, namun karena tidak keras sehingga korban tetap melanjutkan perjalanan. Namun sesaat kemudian korban kembali di tabrak dari arah belakang sampai terjatuh ke parit. Selanjutnya korban bangun dan bertanya kepada pria yang menabraknya.

Hanya saja, pelaku yang turun dari sepeda motornya langsung menendang sepeda motor korban dengan mempergunakan kaki kanan sampai pelapor dan sepeda motornya terjatuh kembali di bahu jalan sebelah kanan. Pada saat korban terjatuh, pelaku memegang bahu dan memeluk korban serta hendak mencium korban, namun korban berontak sampai akhirnya pelaku membekap mulut korban serta memukul korban sebanyak 5 kali di bagian pelipis kiri dan kepala bagian atas.

Selanjutnya korban memegang kemaluan terlapor dan meremasnya sehingga pelaku kesakitan dan melarikan diri. Namun beberapa saat kemudian, pelaku berhasil diamankan oleh masyarakat dan kasus itu pun dilaporkan korban ke Polres Tabanan. Belakangan diketahui pelaku bernama Putu Adi Pratama Putra, 19, asal Banjar Punggang, Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Bagikan berita ini:
4
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar