Solusi BPJS Defisit, Ini Gebrakan Awal Menkes Terawan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Salah satu fokus kerja utama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, adalah menuntaskan masalah pembiayaan kesehatan yang dihadapi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Selama ini persoalan yang dihadapi paling utama adalah soal kas BPJS yang tekor dan defisit. Dampaknya, wacana kenaikan iuran BPJS kesehatan akan digulirkan tahun 2020.

Untul mengatasi masalah itu, Terawan akan segera bertemu dengan jajaran BPJS Kesehatan untuk mencari solusi. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kata dia, persoalan BPJS dan stunting adalah fokus paling utama.

“Langkah pertama saya besok (hari ini) akan menemui kepala BPJS. Kalau mau itu nanti saya bicarakan apa yang terbaik solusinya,” katanya di sela-sela acara Serah Terima Jabatan dari Nila F Moeloek di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis malam (24/10).

Sebelumnya, Menkes Terawan memaparkan berbagai program kerja yang akan dilanjutkannya dari menteri sebelumnya, Nila F Moeloek. Fokus itu juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yakni persoalan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan stunting.

“Hal-hal yang disampaikan pak Presiden akan jadi fokus utama,” ungkapnya.

Terawan mengakui banyak masalah yang dihadapi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam membiayai kesehatan. “Dengan tekornya BPJS dalam menfasilitasi yang sakit. Namun harus kita selesaikan,” sambungnya. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...