Infografis

Dana Rp1,7 Triliun Mengedap Tak Terpakai

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyerapan anggaran OPD Pemkot Makassar masih minim. Dari sekitar Rp3 triliun dana pada APBD, masih ada sekitar Rp1,7 triliun belum terpakai.

Hasil monitoring dan evaluasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, hingga triwulan ketiga 2019, anggaran yang terserap masih di kisaran Rp1,2 triliun.

Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Makassar, Anwar mengatakan, tercatat masih ada 20 organisasi perangkat daerah (OPD) yang capaian serapan anggaran di bawah 50 persen atau masuk ketegori merah. Sebanyak 42 SKPD lainnya realisasinya diangka 51-75 persen.

“Idealnya di triwulan III itu serapan anggaran sudah di atas 70 persen. Namun memang ini masih ada yang masih di bawah 50 persen,” ungkap Anwar, Jumat, 25 Oktober.

Berdasarkan data, OPD dengan realisasi penyerapan dana terendah yakni Dinas Komunikasi dan Informatika. Dari total anggaran Rp45 miliar, dana yang terserap hingga triwulan ketiga baru sekitar Rp8 miliar atau 18,24 persen. Masih tersisa anggaran Rp37 miliar belum terpakai.

Selanjutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga dengan realisasi keuangan baru menyerap Rp7 miliar atau 27 persen setara realisasi fisik. Anggaran yang belum terpakai sebanyak Rp19 miliar dari total anggaran yang dimiliki sebesar Rp26 miliar.

Anwar menjelaskan, kendala OPD bisa berbeda-beda. Hanya saja, secara umum masih menunggu proses tender berjalan.

“Jadi realisasi keuangan rendah, tapi fisiknya sudah tinggi,” paparnya.

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Hajiali mengakui ada beberapa alasan masih rendahnya serapan anggaran. Pertama, proses administrasi keuangan yang membutuhkan ketelitian.

“Kedua, adanya masa transisi atau pergantian jabatan selama periode triwulan III. Ini juga turut berpengaruh,” jelasnya.

Selanjutnya adanya verifikasi dokumen keuangan oleh BPKAD yang membutuhkan waktu cukup banyak sehingga menyebabkan rasionalisasi yang pada ujungnya anggaran menjadi terlambat. (abd/rif)

Comment

Loading...