Wamen, Jabatan Balas Jasa

Sabtu, 26 Oktober 2019 15:00

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ada 12 wakil menteri (wamen) dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf. Disebut-sebut hanya untuk bagi-bagi jabatan.

Pengangkatan Wamen dalam Kabinet Indonesia Maju dianggap beraroma politik balas jasa. Apalagi, dalam kabinet sebelumnya, para menteri bisa menjalankan program pemerintahan dengan baik.

Namun, kabinet kerja priode 2019-2024, ada 12 orang diangkat menjadi menteri. Dari 12 nama yang didapuk menjadi Wamen, diketahui memiliki keterlibatan maupun kedekatan dengan Jokowi. Khususnya dalam pertarungan Pilpres 2019.

Sebut saja, salah satu di antarnya, Wahyu Sakti Trenggono. Ia merupakan Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019. Presiden Jokowi mengangkatnya sebagai Wamen Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto.

“Jadi memang ada kedekatan khusus. Makanya, kita bisa bilang keberadaannya menjadi politik balas jasa,” kata pakar politik Unhas, Adi Suryadi Culla kepada FAJAR, Jumat, 25 Oktober.

Menurutnya, Jokowi sulit menghindari hal ini. Sebab, ada tuntutan secara terbuka. Sehingga, mau tidak mau jabatan Wamen diadakan, dengan jumlah yang cukup banyak. Tentu untuk memenuhi tuntutan.

Bagikan berita ini:
6
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar