Zaenal Tayep Kapok Investasi di Sulsel, Ini Alasannya

Minggu, 27 Oktober 2019 19:44

Pengunjung berfoto di gerbang masuk Gowa Discovery Park di kompleks Benteng Sombaopu, Minggu 21 Juli. TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Investasi di Sulsel membuat Zaenal Tayep kapok. Bukan dipermudah, justru dipersulit.

Persoalan yang tak kunjung tuntas untuk pengelolaan Gowa Discovey Park (GDP) membuat Zaenal Tayep tak mau lagi investasi di Sulsel. Janji pemerintah untuk memberikan sertifikat tak kunjung selesai.

Kepada FAJAR, Ketua KKSS Bali ini memastikan akan tetap membayar kontribusi ke Pemprov Sulsel sebanyak Rp150 juta untuk tahun ini. Meskipun pihaknya merugi, dia siap menanggung konsekuensi tersebut.

Zaenal menjelaskan, janji yang tak ditepati oleh Pemprov Sulsel adalah pemberian sertifikat hak guna lahan seluas 13 hektare. “Sudah lama kami menunggu itu, tetapi sampai sekarang tidak ada sertifikat,” ungkapnya kepada FAJAR, malam tadi.

Janji kerja sama untuk lahan juga terus berkurang. Awalnya 13 hektare, kemudian menyusut menjadi 7 hektare. Sekarang hanya sisa 4 hektare. Sewaktu-waktu ketika ingin diambil alih, pihaknya tak punya kekuatan.

Kata dia, kondisi seperti inilah yang membuatnya urung untuk kembali berinvestasi di Sulsel. “Lebih baik saya cari uang diluar. Mengembangkan bisnis di Bali dan Lombok. Di luar kami dipernudah, ketimbang di daerah sendiri,” tambahnya. (ful/fajar)

Bagikan berita ini:
4
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar