Tudingan Dendam Megawati pada SBY, Begini Kata Puan Maharani

Puan Maharani saat berfoto bersama usai pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Ketua DPR Puan Maharani menepis tudingan politikus Partai Demokrat Andi Arief bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menaruh dendam kepada Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ketua DPP PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa hubungan Megawati dan SBY baik-baik saja.

“(Hubungan) baik-baik sajalah, kenapa? Saya sering ketemu, ibu juga ketemu. Kemarin pelantikan (presiden) bareng-bareng,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/10).

Puan juga menepis tuduhan bahwa Megawati jadi penyebab gagalnya Partai Demokrat bergabung pemerintahan dan Wakil Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk kabinet Jokowi.

Cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut menjelaskan, semua itu merupakan hak prerogragif presiden.

Menurutnya, pemilihan hingga pelantikan kemudian menteriKabinet Indonesia Maju itu telah melewati proses yang panjang.

“Ini kan hak prerogatif presiden. Kemudian prosesnya sudah panjang dengan pertimbangan yang matang,” ujar Puan.

Dia mengingatkan, tidak perlu ada menyampaikan pernyataan yang kesannya saling menyalahkan, dan lebih baik lihat proses perjalanan dari pemilihan umum sampai sekarang ini.

“Saya rasa jangan sampai menimbulkan riak-riak yang kemudian membuat ada yang seperti disalahkan atau menyalahkan,” kata putri Megawati itu.

Sebelumnya, Andi lewat akun Twitter-nya, @AndiArief__, Sabtu (26/10) mengeluarkan cuitan yang menduga Mega dendam kepada SBY.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar