ASN Disbudpar Maros Mahmud dan Jumintang Berkelahi, Pemicu Gudang Terkunci

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga terlibat perkelahian, Selasa, 29 Oktober di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros. Keduanya yakni Jumintang dan Mahmud.

Jumintang pun datang melaporkan teman sekantornya itu di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Maros, setelah diduga terlibat perkelahian.

Jumintang mengaku tak tahu apa penyebab dirinya langsung dipukul.

“Saya ke luar dari ruangan baru langsung dia bilang apa, baru langsungma napukul. Puang Pala namanya,” akunya dengan terisak saat ditemui di Kantor Satpol PP.

Dia mengatakan dipukul di bagian dada dan dipegang bagian lehernya.

“Saya perempuan, tidak terima kalau dikasi begini,” katanya.

Sementara itu, oknum ASN yang dituding memukul, Mahmud mengakui jika sempat terjadi perkelahian dikarenakan ia refleks.

Dia mengatakan awal kejadiannya bermula saat gudang yang kerap dijadikan tempat beristirahat dikunci, dikarenakan ada cat kantor yang disimpan. Hal itu membuat ia marah dan tak menerima.

“Saya duduk di luar ruangan di sofa, kemudian waktu ibu (Jumintang, red) keluar, saya panggil bilang kenapa, saya panggil duduk. Tapi dia langsung bilang kamu tidak kenal suami saya, biar laki-laki saya lawan. Jadi saya berdiri saya bilang jangan begitu. Dia langsung pukul bagian perut saya. Saya juga refleks melawan, entah itu saya pukul atau saya dorong saya tidak tahumi,” katanya.

Namun karena Jumintang terus mengamuk, katanya ia bersama temannya berusaha menenangkan tapi tetap tidak mau diam, sehingga terpaksa memegang dari belakang.

“Jadi saya pegang dari belakang, terus dia jatuh sama teman yang berusaha membantu,” katanya.

Usai ke Satpol PP, Jumintang kemudian berencana ke Kantor Polisi untuk melaporkan hal ini. (rin/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...