Takluk 3-2 dari PSS Sleman , Suporter Persebaya Rusak Fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo

Bonek memasuki lapangan dan melakukan perusakan fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, usai pertandingan Liga 1 2019 antara Persebaya melawan PS Sleman, kemarin (29/10). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

FAJAR.CO.ID,SURABAYA-- Peluit panjang babak pertama belum juga ditiupkan. Tapi, Bonek yang ada di tribun Green Nord langsung mengambil sikap. Mereka mengosongkan tribun sebagai bentuk protes.

Pengosongan tribun dilakukan usai Yevhen Bokhashvili mencetak gol ketiga bagi PSS Sleman pada menit ke-43. Setelah itu, chant kekecewaan dinyanyikan.

Sejurus kemudian, Bonek mulai meninggalkan tribun Green Nord. Di babak kedua, tribun tetap dibiarkan kosong. Dengan dibumbui tulisan “Sepurane, arek-arek pengen Persebaya menang!”.

Persebaya menelan kekalahan 2-3 dalam laga kemarin sore. Itu menjadi kekalahan ketiga beruntun yang diderita Green Force. Bahkan jika diruntut, Persebaya belum meraih kemenangan dalam enam laga beruntun. Tidak heran apabila protes dilayangkan suporter.

Sayangnya, bentuk protes tak berhenti sampai di situ. Memasuki menit ke-68, flare mulai menyala. Flare berasal dari Tribun Kidul dan Gate 21. Aksi makin parah usai peluit panjang ditiup. Bonek yang muntap merangsek ke lapangan. Mereka mendatangi penggawa Green Force.

Aksi makin parah ketika pemain sudah masuk ke ruang ganti. Bonek makin tak terkendali. Papan iklan diambil. Kemudian dirusak. Setelah itu, dibakar. Tak cukup sampai di situ. Gawang di sebelah utara ikut dibakar. Lintasan lari yang berada di depan tribun VIP juga ikut dibakar. Pihak keamanan yang coba menenangkan situasi tak bisa berbuat apa-apa.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...