Kontribusi PT Vale, Pengelolaan Fasilitas Air Bersih di Towuti

Rabu, 30 Oktober 2019 20:17

Fasilitas air bersih.

Pengelolaan oleh PDAM

Dalam waktu dekat, PT Vale berharap bisa segera melakukan serah-terima pengelolaan air kepada Pemerintah Luwu Timur (dalam hal ini PDAM). Karena air bersih, yang merupakan kebutuhan utama orang banyak, memerlukan pengelolaan secara profesional oleh instansi yang kompeten serta berwenang. Tingginya biaya operasional (sekitar Rp300 juta per bulan atau sekitar Rp4 miliar per tahun untuk biaya perawatan dan penggantian alat, listrik, dan honor operator) dan teknologi yang tidak feasible bagi entitas bisnis menjadi alasan gagalnya fasilitas ini diserahterimakan kepada PDAM untuk dikelola. Seluruh biaya operasional masih sepenuhnya ditanggung oleh PT Vale.

Mempersiapkan pengelolaan yang lebih oleh PDAM, Pemkab Lutim telah memasang 400 pipa tersier hingga ke rumah-rumah warga, serta memasang meteran. Kegiatan tersebut diharapkan kembali dilakukan hingga seluruh rumah tersambung dengan pipa dan meteran air. Ketika hal itu terealisasi, pengelolaan air bersih di Kecamatan Towuti dapat dijalankan oleh PDAM yang harapannya masyarakat mendapatkan layanan air bersih dari instansi profesional dan Pemkab Lutim juga memiliki sumber baru bagi Pendapatan Asli Daerah. (rls)

Bagikan berita ini:
7
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar