Pemkot “Ampun-ampun” Tindaki Gudang dalam Kota

0 Komentar

Buruh angkut merapikan barang muatan di salah satu truk yang terparkir di depan usaha ekspedisi di Jalan Laccukang, belum lama ini. ABE BANDOE/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penindakan gudang dalam kota tidak kunjung berjalan. Dinas Perdagangan berjanji segera rapat ulang untuk menentukan penindakan selanjutnya.

Kepala Seksi Pengkajian Pelanggaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Erwin Aziz mengatakan, terkait penindakan gudang dalam kota yang sempat batal, segera dievaluasi melalui rapat bersama.

”Petunjuk pimpinan akan ada rapat bersama stakeholder terkait penindakan gudang, masih sementara dibahas penentuan waktu rapat yang pas,” ungkap Erwin, Selasa, 29 Oktober.

Namun, ia memastikan mandeknya penindakan gudang selama ini tidak menghentikan langkah administratif untuk gudang lainnya di Kecamatan Tallo.

Pihaknya segera kembali melayangkan teguran ke usaha ekspedisi. ”Selain lima gudang yang sisa menunggu penindakan, sementara akan diberikan teguran pertama ke sekitar 30-an usaha gudang,” jelasnya.

Erwin memastikan hingga teguran ketiga tidak ada tanggapan, maka 30-an pelaku usaha ini juga akan segera dilakukan penindakan. Ia memastikan teguran kedua dan ketiga tidak akan berselang lama. Lokasi usaha tersebut masih tetap di Kecamatan Tallo.

”Kita tidak mau juga langkahi proses administratif. Kita maunya pengusaha ini sadar hukum dan pindah sendiri sebelum kita tutup,” paparnya.

Kabid Ketertiban dan Keamanan Satpol PP, Pagar Alam mengatakan, pihaknya sejauh ini masih menunggu ada informasi selanjutnya dari Dinas Perdagangan selaku pihak terkait.

”Pak Wali Kota baru-baru ini sudah memberikan atensi agar Dinas Perdagangan kembali membuka rapat,” tegasnya.

Alam mengaku rapat perlu diselenggarakan sebelum turun menindak agar punya target dan sasaran yang jelas dan pemahaman yang sama. Pasalnya dalam penindakan sebelumnya, Dinas Perdagangan menyurat secara mendadak.

”Disdag menyurat sehari sebelum penindakan gudang. Kita tidak mau itu terulang. Ini seperti tidak ada koordinasi antar SKPD,” imbuhnya. (*)

Penulis : MUHCLIS ABDUH
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...