Bandar Narkoba di Luwu Terancam Hukuman Mati

0 Komentar

kasus narkoba.

FAJAR.CO.ID, BELOPA — Polres Luwu telah menyerahkan berkas bandar narkoba Asril alias Juli bin Anno ke Kejari Luwu. Kejari Luwu telah menilai berkas pemilik sabu 252 gram mulai memasuki tahap P21.

“Saat ini dilanjutkan penahanan 20 hari kedepan, berkas sudah dinyatakan lengkap dan sudah masuk dalam tahap penuntutan, dan akan dilimpihkan kepengadilan. Sementara menyusun dakwaan,” ujar Kasi Pidum kejaksaan Negeri Luwu, Lewi Randan Pasolan SH MH.

Ia menjelaskan, jika pelaku terancam hukuman mati. Selain itu, juga pelaku terancam denda Rp1 miliar hingga Rp10 miliar.

“Pelaku diancam pasal 114 ayat 2, ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup, atau pidana singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” lanjutnya, Kamis, 31 Oktober 2019.

Untuk diketahui, Satuan Narkoba Polres Luwu, berhasil menciduk satu bandar narkoba yaitu, Asril alias Juli bin Anno.

Pelaku Asril diamankan di Dusun Toke, Desa Pompengan, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Senin (12/8/2019) lalu. (shd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...