Calon Veteran Merasa Tertipu, Kepala Desa Dipolisikan

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Kepala Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa, Abd Asis, terpaksa berurusan dengan kepolisian.

Dia diduga melakukan penipuan pendaftaran calon veteran kepada puluhan warganya. Uang disetor ke Asis namun SK Veteran tak kunjung terbit. Dia pun telah menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa, Kamis, 31 Oktober 2019.

“Saya datang memenuhi panggilan polisi, tadi dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa,” katanya.

Meski demikian, Asis mengklaim dirinya tidak bersalah. Sebab, uang pendaftaran itu merupakan jasa yang harus dikeluarkan oleh pendaftar veteran.

“Pendaftaran ini tentu harus ada jasanya. Kita mendaftar ke Makassar tentu butuh kopi, rokok, makanan, dan sebagainya. Masak saya yang harus siapkan,” bebernya.

Walau ada yang belum, Asis mengklaim, beberapa warga lainnya telah berhasil dia daftarkan menjadi Veteran Republik Indonesia.

“Sudah ada beberapa yang menikmati (jadi veteran). Mereka diberi SK oleh Presiden Jokowi,” bebernya.

Seperti diketahui, kasus ini dilaporkan oleh salah seorang warga Desa Taring bernama Haji Kallabo. Warga Dusun Rajaya ini mengaku telah memberikan uang kepada Asis untuk pendaftaran veteran.

Pria berusia 88 tahun ini mendaftar sebagai calon veteran sejak 28 April 2017. Pendaftaran itu bernomor XIv-12)290/IV/2017 yang tertera pada formulir.

“Saya menyetor uang pendaftaran Rp3,5 juta ditambah uang pelunasan Rp4,5 juta,” katanya.

Akan tetapi, penghargaan sebagai veteran tak kunjung datang hingga dua tahun berlalu. Termasuk pada perayaan proklamsi 17 Agustus 2019 lalu.

Karena bosan dijanji menunggu SK dan gaji veteran namun tidak bisa ditepati, Haji Kallabo memutuskan melaporkan hal ini kepada polisi.

Laporan dugaan penipuan ini bernomor laporan polisi LP.B/350/IX/2019/SPKT tertanggal 27 September 2019. (ica)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...