Iuran BPJS Naik 100 Persen, Pemkab Bone Mungkinkan Putus Kerja Sama

0 Komentar

(Foto: AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Iuran premi BPJS naik 100 persen. Ini menjadi pukulan bagi warga, khususnya masyarakat miskin nom PBI.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengaku, ini menjadi persoalan besar, pasti menjadi beban bagi daerah. “Masyarakat Bone pasti mengeluh ke kita, ya kita mengeluh ke pemerintah pusat nanti,” katanya saat ditemui, Kamis, (31/10/2019).

Kata dia, mudah-mudahan ada dana kucuran juga dari pemerintah pusat atas kebijakan ini, karena ketika tidak ada dana tambahan pasti menunggak. Bayarnya juga nanti setengah mati. “Yang ada sekarang ini susah bayarnya. Padahal kita sudah memenuhi kebutuhan 25 persen,” terangnya.

Saat ditanyai soal inisiatif memutuskan kerja sama dengan BPJS, bupati dua periode itu mengaku tidak menutup kemungkinan. “Yang mana menguntungkan daerah itu dilakukan. Tapi yang jelas, pemerintah itu adalah pemandu. Tidak mungkin pemerintah pusat menurunkan kebijakan kalau tidak ada solusi yang diberikan kepada kita,” jelasnya.

Sementara Humas BPJS Bone, Ndari dikonfirmasi soal itu tidak ingin berkomentar dulu. “Gimana ya. Bisa nanti saja. Soalnya lagi rapat, nanti kami hubungi lagi,” singkatnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...