Kendati Denda Dihapus, Pajak Ranmor Meningkat

Kamis, 31 Oktober 2019 23:27

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID,BENGKULU– Program penghapusan pajak denda kendaraan bermotor (ranmor) dari Badan Pengelolahan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) yang dimulai September sampai Desember ternyata berimbas pada meningkatkan perolehan pajak ranmor.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengelolahan Pendapatan Daerah BPKAD Provinsi Bengkulu, Sepra Agusri.

Dijelaskannya, khusus untuk September tahun ini saya, jumlah pajak ranmor yang disetor ke BPKAD sudah mencapai Rp 21 miliar. Jumlah itu bisa dikatakan meningkat Rp 3 miliar bila dibandingkan dengan September 2018 lalu, yang hanya sebesar Rp 18 miliar. Selain karena adanya penghapusan denda, peningkatan perolehan pajak ranmor juga disebabkan adanya mobil samsat keliling (samling).

Sepra pun menyebut kedua program itu sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Selain itu, Samsat keliling juga merupakan alat yang efektif mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan membantu memudahkan jangkauan masyarakat dalam membayar pajak. “Sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh ke kantor samsat untuk membayar pajak,” katanya.

Bagikan berita ini:
3
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar