Tenaga Honorer Makassar Siap-siap Dipangkas, Dishub Jamin Masih Pertahankan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Keberadaan tenaga kontrak atau honorer di seluruh SKPD akan dievaluasi. Ada potensi pemangkasan.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, jumlah tenaga kontrak Pemkot Makassar mencapai 8.700 orang. Tenaga kontrak terbanyak di bidang pendidikan sebanyak 2.328 orang.

Sekretaris Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan kebutuhan honorer di masing-masing OPD dikaji kembali . Dalam waktu dekat segera menyurati masing-masing organisasi perangkat daerah untuk membuat laporan.

Ansar menjelaskan, langkah ini untuk menertibkan dan merasionalisasi kebutuhan tenaga honorer. Ketika laporan dari OPD telah masuk, selanjutnya rapat untuk menentukan jumlah tenaga honorer yang dibutuhkan.

Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Muhammad Mario Said mengatakan, pada dasarnya masih membutuhkan tenaga honorer. Pegawai yang ada saat ini masih kurang.

"Kalau kami sih masih membutuhkan, jadi pasti mempertahankan adanya tenaga honorer," tuturnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb sepakat dengan adanya kesesuaian kebutuhan tenaga kontrak di Pemkot Makassar. Hanya saja, pihaknya akan mengembalikan keputusan tersebut ke kepala dinas masing-masing instansi.

"Kalau dibutuhkan akan ditambah, kalau tidak ya maka akan ada pengurangan (tenaga kontrak)," tegas Iqbal Suhaeb.

Hanya saja, lanjut Iqbal, penerapan gaji tenaga kontrak setara UMK/UMP harus disesuaikan kemampuan daerah. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPd) akan mengkaji. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...