Ancam Guru Gunakan Celurit, Begini Nasib Pemuda Ini

Jumat, 1 November 2019 00:55

DIMINTAI KETERANGAN: Ade Oky Santoso menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Polsek Jenggawah setelah mengancam guru SDN ...

FAJAR.CO.ID,JTIM– Ratusan siswa dan guru di SDN Kertonegoro 04, Kecamatan Jenggawah, dibuat panik. Itu karena Ade Oky Santoso, warga Dusun Kertongenoro Utara, Desa Kertonegoro, tiba-tiba masuk ke lingkungan sekolah dengan mengacungkan sebilah celurit, kemarin (30/10).

Tak cukup di situ, pemuda 20 tahun ini juga merusak beberapa keran air depan kelas hingga membuat penghuni sekolah ketakutan.

Sumber Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, pelaku yang juga mantan murid di SDN Kertonegoro 04 ini datang ke sekolah setelah mendapat laporan bahwa adiknya, AM, telah ditampar oleh salah seorang guru di sekolah setempat karena bertengkar dengan temannya.

Tanpa pikir panjang, pelaku datang ke sekolah sambil mengacungkan celurit. Saat pelaku tiba, ratusan siswa tengah istirahat. Karena itu, mereka melihat jika ada orang masuk tanpa menggunakan baju sambil mengacungkan senjata tajam sembari berlari dan berteriak-teriak.

Kedatangan pelaku untuk mencari guru yang memukul adiknya. “Mana Pak Guru! Mana Pak Guru yang berani memukul adik saya. Ayo kalau berani hadapi saya,” ujar salah seorang guru menirukan ucapan pelaku. Kala itu, suasana di sekolah begitu mencekam.

Selain mencari guru yang disebut memukul adiknya, pelaku juga sempat masuk ke ruang kelas tempat adiknya belajar. Dia mengajak pulang adiknya tersebut sambil terus mengacungkan celurit. Bahkan, sebelum masuk ke ruang kelas, pelaku sempat merusak keran air yang dipasang di depan kelas. Dia merusak menggunakan celurit yang dibawa.

Bagikan berita ini:
10
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar