Belum Sebulan Menjabat, Menag Fachrul Razi Didesak Mundur

0 Komentar

Menag Fachrul Razi.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin mendesak Fachrul Razi segera mundur dari jabatannya sebagai Menteri Agama (Menag).

Desakan mundur ini diutarakan lantaran dipicu wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintah.

Menurutnya, mantan Wakil Panglima TNI Itu harusnya berfikir ulang dengan wacana pelarangan tersebut.

“Segera Menag mengundurkan diri karena telah melakukan kegaduhan terus,” kata Novel Bamukmin dikutip jpnn, Kamis (31/10).

Ia menyatakan, sejatinya masih banyak persoalan lain yang jauh lebih besar dan penting yang harusnya diurusi Kementerian Agama.

“PR Kemenag itu masih banyak dan lebih penting diselesaikan dibanding masalah cadar,” tuturnya.

Di antaranya seperti jual beli jabatan, LGBT, komunis atau aliran sesat. “Penistaan agama, pornografi dan lain sebagainya. Masih banyak,” tegasnya.

Novel menyatakan, jika wacana larangan memakai cadar dan celana cingkrang itu benar-benar diterapkan, maka terjadi salah kaprah.

“Melarang pemakaian cadar itu adalah tindakan pelanggaran HAM juga melanggar Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika serta mengancam keutuhan NKRI,” katanya.

Novel juga menyatakan bahwa larangan tersebut bisa berujung pada pemidanaan.

Kendati masih terjadi silang pendapat, lanjutnya, pemakaian cadar itu adalah bagian dari ajaran Islam.

“Namun melarangnya jelas sama juga melarang salah satu ajaran agama. Ini diduga bentuk pelecehan agama, Pasal 156a KUHP,” tegasnya.

Karena itu, jika benar wacana pelarangan itu benar-benar diterapkan, Novel mengajak beramai-ramai untuk mempolisikan Menag.

“Kalau sampai wacana itu direalisasikan oleh Menag maka jangan segan-segan para muslimah untuk melaporkan Menag ini ke Kepolisian setempat,” pungkasnya. (jpg/jpnn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...