Idham Azis Terpilih Jadi Kapolri, PB HMI Minta Kasus Pelanggaran HAM Jadi Perhatian

1 Komentar

Idham Azis usai dilantik.

FAJAR.CO.ID — Komjen Pol Idham Azis telah resmi ditetapkan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Itu setelah Komisi III DPR RI menyepakati secara aklamasi Idham Azis sebagai Kapolri.

Pasalnya, Kabareskrim Mabes Polri tersebut merupakan calon tunggal yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelum penetapan tersebut, muncul nama-nama yang dianggap menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Kapolri Sebelumnya seperti Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono dan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto. Hingga akhirnya pilihan jatuh pada sosok Komjen Idham Azis.

Terpilihnya Idham Azis mendapat perhatian dan komentar dari banyak pihak tak terkecuali Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom), Firman Kurniawan Said.

Firman Kurniawan Said mengungkapkan bahwa terpilihnya Komjen Idham Azis bisa jadi lebih pada pertimbangan atas pengalamannya dalam mengatasi kasus terorisme.

Pasalnya, menurut pria yang akrab disapa Yawan ini, pengalaman Komjen Idham sangat mentereng saat mendampingi Tito Karnavian menyelesaikan kasus terorisme di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Saya pikir pengalamannya dalam menangani kasus terorisme menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan ini. Kita tahu Beliau tercatat pernah bertugas di Densus 88 anti teror,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa salah satu yang berpengaruh terhadap terpilihnya Idham Azis adalah kedekatannya dengan sosok Tito Karnavian.

“Karier Idham Azis semakin menanjak semenjak Tito Karnavian menjadi Kapolri. Mungkin ini juga yang membuat jalannya mulus menjadi Kapolri,” ucapnya.

Yawan berharap agar masa kepemimpinan Kapolri baru ini bisa lebih memperhatikan kasus pelanggaran HAM yang juga belum tersampaikan dengan tegas dalam program prioritas yang diungkapkannya saat uji kelayakan di DPR.

“Tentu tugas berat menanti Kapolri baru, Idham Azis. Kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi, khususnya yang diduga dilakukan oleh pihak kepolisian itu sendiri harus segera dituntaskan. Seperti kasus penembakan demonstran dan sebagainya,” tutupnya. (ful)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...