Ini Sosok Sopir Truk yang Bunuh 39 Migran Tiongkok di Kontainer


FAJAR.CO.ID, LONDON — Kasus penemuan 39 mayat di dalam truk kontainer di sebuah kawasan industri di Grays, sekitar 32 km dari London, pada Rabu (23/10) pagi lalu waktu setempat memasuki babak baru.

Sopir truk yang merupakan warga negara Irlandia Utara dan sudah ditangkap serta ditahan, akhirnya dimunculkan di depan pengadilan. Namun, kemunculannya tak lama karena polisi langsung membawanya ke tahanan kembali atas perintah hakim di Chelmsford.

Sopir truk yang belakangan diketahui bernama Maurice Robinson itu dijadikan tersangka dan dituduh melakukan pembunuhan terhadap 39 migran warga Tiongkok yang mayatnya disimpan dalam kontainer. Selain itu, dia dituduh dalam sindikat perdagangan manusia dan pencucian uang.

Selain dakwaan pembunuhan massal, pria berusia 25 tahun itu didakwa terlibat konspirasi perdagangan manusia, konspirasi untuk membantu imigrasi ilegal, dan pencucian uang. Robinson tidak diminta untuk memberikan pembelaan. Dia selanjutnya akan muncul di Old Bailey pada 25 November mendatang untuk menghadapi persidangan di pengadilan.

Robinson ditangkap tak lama setelah 39 mayat yang terdiri dari 8 wanita dan 31 pria ditemukan di dalam truk kontainer di sebuah kawasan industri di Grays, sekitar 32 km dari London, pada Rabu (23/10) pagi waktu setempat. Seorang pria lain yang disebut polisi sangat penting dalam proses penyelidikan kasus tersebut juga ditangkap di pelabuhan Dublin, Sabtu (26/10).

Komentar

Loading...