Penumpang Masak di Gerbong, Kereta Api Terbakar dan 74 Orang Tewas

Sabtu, 2 November 2019 01:15
Belum ada gambar

CARI BUKTI: Tentara dan aparat Pakistan memeriksa Tezgam Express yang hangus terbakar di Liaquatpur, Kamis (31/10) (AP P...

FAJAR.CO.ID,Pakistan– ”Saya mengakui kesalahan kami.” Pernyataan itu terlontar dari mulut Menteri Perkeretaapian Pakistan Syekh Rashid Ahmed pascainsiden kebakaran Tezgam Express yang merenggut 74 nyawa Kamis pagi (31/10).

Lebih dari 40 orang lainnya luka-luka dan sebagian besar dalam kondisi kritis. Itu merupakan kecelakaan kereta api terburuk sepanjang sejarah Pakistan.

Ahmed patut merasa bersalah. Sebab, kecelakaan maut yang terjadi di dekat Kota Liaquatpur itu sejatinya bisa dihindari. Penyebabnya adalah ledakan tabung gas yang terhubung ke kompor. Peralatan masak tersebut seharusnya tidak boleh dibawa ke dalam gerbong. Tapi, petugas lengah. ”Itu tidak akan terjadi lagi di masa depan,” janji Ahmed.

Agence France-Presse mengungkapkan bahwa para penumpang memasak sarapan dengan menggunakan tabung gas dan kompor yang mereka bawa.

Entah bagaimana, tiba-tiba ledakan terjadi. Minyak, berbagai bahan makanan, dan angin dari kereta yang sedang berjalan membuat api dengan cepat menyebar.

Ada tiga gerbong yang terbakar habis. Yaitu, gerbong 10, 11, dan 12. Dua di antaranya adalah kelas ekonomi. Satu lagi adalah kelas bisnis.

Rembetan api dapat dihentikan setelah tiga gerbong itu dilepas. Beberapa korban tewas karena melompat dari kereta yang sedang berjalan. Muhammad Nadeem Zia, petugas medis di rumah sakit di Liaquatpur, mengungkapkan bahwa para korban meninggal karena luka di kepala.

Komentar


VIDEO TERKINI