Depresi Bisa Menular, Ini Penjelasan

Minggu, 3 November 2019 17:51

FAJAR.CO.ID– Depresi adalah salah satu kondisi mental yang sudah tidak asing lagi di telinga. Tidak hanya menyebabkan penderitanya jadi stres dan mudah cemas, depresi juga bisa ditularkan pada orang lain. Bukan seperti penyakit yang langsung menular, ada beberapa proses yang akhirnya menyebabkan seseorang jadi ikutan depresi.

Transfer suasana hati dan emosi

Dilansir dari Healthline, depresi tidak hanya memengaruhi sang penderita, tapi juga bisa menyebar ke orang lain. Misalnya, apabila ada satu orang yang mengalami depresi dalam suatu kelompok, terjadi transfer suasana hati, perilaku, dan emosi di antara orang-orang dalam suatu kelompok.

Terkait hal ini, sebuah penelitian pada 2015 pernah melakukan uji coba pada seekor tikus. Para peneliti memicu depresi pada tikus dengan memaparkan mereka pada stres yang tak terduga dan tak terkendali selama beberapa minggu. Misalnya, menyalakan lampu terang selama 48 jam dan menumpahkan air di tempat tidur mereka.

Stresor ini dianggap cukup menekan tikus, yang ditunjukkan dengan tikus menjadi kurang tertarik pada air gula (salah satu favoritnya). Ini adalah penanda anhedonia yang merupakan gejala khas depresi, yakni kehilangan atau penurunan dalam minat, motivasi, dan kesenangan dalam beraktivitas.

Setelah tikus menjadi depresi, para peneliti memasukkan ‘teman sekamar’ baru. Dalam beberapa minggu, tikus baru tersebut menunjukkan gejala yang sama dengan rekan mereka yang depresi. Karena itulah, peneliti berkesimpulan bahwa depresi dapat bersifat menular.

Bagikan berita ini:
2
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar