Gubernur Larang Pungutan, PKL GOR Sudiang Bersuka Cita

0 Komentar

Gubernur NA di GOR Sudiang.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Puluhan pedagang kaki lima di GOR Sudiang Makassar bersuka cita ketika mendengar penjelasan Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, yang melarang ada pungutan terhadap pedagang.

“Tidak boleh ada pungutan lagi. Ini tanah negara dan kalau dipungut siapa yang pungut dan dia pertanggungjawabkan kepada siapa?” tegas Nurdin Abdullah.

Gubernur Sulsel meninjau GOR Sudiang pada Minggu, 3 November 2019, pagi tadi. Puluhan pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan di dalam kompleks GOR Sudiang berbaur dengan ratusan pembeli.

Pernyataan HM Nurdin Abdullah yang melarang ada pungutan terhadap PKL disambut teriakan. “Hidup gubernur. Ini baru gubernur. Perhatikan masyarakat kecil,” teriak pedagang kaki lima yang mengelilingi Nurdin Abdullah.

Sebagai kompensasi tidak ada pungutan, gubernur meminta kepada masing-masing pedagang untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. “Kalau ada yang kotor, tidak boleh menjual lagi,” tegas Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah memberi kebebasan kepada pedagang untuk melanjutkan kegiatan usaha sebelum ada penataan dari Pemprov Sulsel.

Pemerintah Provinsi Sulsel menurut Nurdin Abdullah akan mengucurkan anggaran besar untuk penataan dan pengembangan kawasan GOR Sudiang.

“Silakan tetap jual sambil menunggu kios yang dibangun pemerintah. Nanti ada tempat khusus untuk jualan,” jelasnya. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...