Dapat Perlakuan Rasis, Balotelli Mengamuk dan Tendang Bola ke Penonton

0 Komentar

Mario Balotelli menendang bola ke arah tribun/Sport Bible/Screenshot

FAJAR.CO.ID, VERONA—Striker Brescia, Mario Balotelli menjadi sasaran pelecehan rasis selama pertandingan klub Serie A menghadapi Hellas Verona pada Minggu sore waktu setempat. Tak terima dengan perlakuan itu, Balotelli mengamuk dan menendang bola ke arah tribun penonton yang menghinanya.

Penyerang berjuluk Super Mario itu menjadi sasaran pelecehan sepanjang pertandingan di Stadion Marcantonio Bentegodi. Karena sudah tidak tahan dilecehkan, pada menit ke-50, pemain Italia itu ia menendang bola ke arah kerumunan penonton dan hampir menyerbu ke arah mereka.

Akibat insiden itu, pertandingan harus dihentikan beberapa menit. Para pemain Brescia dan ofisial pertandingan berusaha membujuk Balotelli untuk tetap di lapangan dan kembali melanjutkan pertandingan. Sebuah pernyataan juga dibacakan di stadion untuk mencoba dan menghentikan perkembangan situasi.

Meski masih emosi, Balotelli akhirnya mengikuti bujukan rekan dan petugas pertandingan. Ia menyelesaikan permainan itu. Striker yang sempat diklaim sebagai calon pemain terbaik dunia itu bahkan mencetak gol hiburan pada menit ke-84 untuk membungkam penonton yang menghinanya. Laga ini sendiri berakhir 2-1 untuk kemenangan Verona.

Dikutip dari Sport Bible, ini bukan pertama kalinya Balotelli menjadi sasaran pelecehan rasis di Italia. Striker berusia 28 tahun itu mengatakan ia bahkan sudah menjadi sasaran penghinaan rasial ketika ia masih kecil. Termasuk orang di sekitarnya di Brescia, Lombardy.

“Ketika aku berumur 13 atau 14 tahun, aku mendengar penghinaan rasis pertamaku. Aku berdebat dengan seseorang di lapangan dan kemudian dimulai: ‘Oh, lihat itu masalahnya. Kembali ke negaramu’,” kata Balotelli di Get French Football News. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...