Infografis

Kendaraan Listrik Mengaspal 2020

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — 2020 penggunaan kendaraan listrik mulai digalakkan. Pemerintah pun menargetkan perkembangan kendaraan listrik pada 2025 bisa mencapai 2,1 juta unit.

Divisi Promosi PT Suraco Jaya Abadi Motor (SJAM), Astam Handayani mengatakan, pihaknya sudah melakukan serangkaian uji coba serta tes market motor bertype electric sejak 2017. Soal kesiapannya, kini tinggal menunggu penetapan aturannya.

Cuma memang, kata dia, ada beberapa poin yang mesti diperhatikan sebelum aktivasi program motor listrik ini berjalan. Seperti, penanganan limbah baterai. “Itu yang mesti dipikirkan kembali pemerintah bersama stakeholder terkait,” sarannya.

Hingga saat ini penjualan motor listrik telah merambah kawasan Eropa dan di negara Asia seperti Jepang dan Taiwan. Hal ini pula yang membuat pihaknya akan menganalisa market trial. Agar motor listrik yang dipasok untuk konsumen di Indonesia benar-benar berkualitas.

“Hadirnya motor listrik nanti akan memberikan pengalaman berkendara yang baru bagi konsumen. Ini adalah komitmen kami untuk memajukan industri transportasi di Indonesia,” tambahnya.

Terpisah, Kepala wilayah Astra Motor Makassar, Thamsir Sutrisno mengaku industri otomotif menuju ke kendaraan listrik perlu didukung. Akan tetapi, yang perlu diperhatikan adalah mengenai insentif yang diberikan untuk kendaraan listrik itu sendiri.

Apakah lebih murah dari motor berbahan bakar minyak. “Kami selalu mendukung program pemerintah. Termasuk memproduksi kendaraan listrik ramah lingkungan dengan kualitas terbaik,” katanya.

Baik honda maupun yamaha sama-sama sudah meluncurkan kendaraan skuter listri terbaru. Namanya, EC-05. Top speednya, bisa 90 kilometer per jam. Kendaraan ini juga mampu berakselerasi 0-50 kilomter per jam dalam 3,9 detik.

Selama Tokyo Motor Show 2019 lalu, pabrikan asal Jepang ini juga sudah memaerkan kendaraan listrik bertype matic, trail, dan balap. “Kalau Indonesia sudah launching. Makassar pun pasti siap,” sebut Astam.

Adapun honda, menghadirkan dua skutik listrik di Tokyo Motor Show (TMS) 2019 lalu. Namanya; Honda Benlh e dan Gyro e. Kendaraan ini menggunakan tenaga Honda Mobile Power Pack. Motor ini direncanakan bakal dipasarkan 2020 mendatang.

Hanya saja kendaraan ini tidak dipasarkan secara bebas. Seperti halnya PCX Electric di Indonesia yang hanya diperuntukan pada perusahaan. Tidak dijual kepada individu atau perorangan seperti motor pada umumnya.

“Kami sih menunggu seperti apa keputusan pemerintah nanti soal ini,” terangnya.

Sales Manager PT SGM, Gunadi Gunawan mengatakan, kendaraan listrik suzuki di Jepang itu sudah ada. Baik mobil maupun motor. Untuk 2020 di Indonesia, masih tahap evaluasi dikarenakan masalah infrastruktur pengisian listrik yang belum jelas.

“Yang pasti infrastruktur tersedia kami pun siap. Soal kapan, ya, tergantung pemerintah. Terutama konsen kami ke motor matic,” terangnya.

Marketing Manager Kalla Toyota, Aswan Amiruddin menambahkan, pihak pabrikan sementara menyiapkan kendaraan listrik. Sebab, akan menjadi tren ke depan yang mengarah ke mobil listrik.

“Harapannya sih mungkin pemerintah dapat membangun segera infrastruktur yang dapat menunjang keberadaan mobil listrik seperti tempat pengisian kembali daya listrik (seperti halnya pom bensin), atau pun infrastruktur dan industri lainnya,” harapnya. (tam)

Comment

Loading...