Saudi Aramco, Perusahaan Paling Menguntungkan Bersiap Melantai di Bursa

0 Komentar

Saudi Aramco, perusahaan paling menguntungkan di dunia, segera melantai di bursa saham. Otoritas pasar modal setempat telah memberikan izin kepada BUMN migas milik Arab Saudi tersebut. Itu sekaligus mewujudkan keinginan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) yang pernah dilontarkan sejak 2016.

Chairman Saudi Aramco Yasir al-Rumayyan mengungkapkan, terbitnya izin tersebut jadi tonggak penting dalam sejarah perusahaan. Itu juga menjadi kemajuan penting menuju realisasi Visi Saudi 2030, sebuah cetak biru Kerajaan Arab Saudi yang tak ingin bergantung pada minyak bumi. Visi Saudi 2030 merupakan gagasan MBS.

Pelepasan saham Aramco akan menjadi initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana terbesar di dunia. Aramco merupakan penghasil minyak mentah terbesar di dunia. Mereka menguasai 10 persen peredaran minyak di dunia. ”Sejak didirikan, Aramco amat penting bagi pasokan energi global,” kata Rumayyan seperti dilansir AFP.

Para analis memperkirakan Aramco bernilai lebih dari USD 1,7 triliun atau setara Rp 23,8 kuadriliun. IPO Aramco ditunda beberapa kali karena MBS kukuh bahwa nilai perusahaan tersebut adalah USD 2 triliun (Rp 28,04 kuadriliun).

Hingga paro pertama tahun ini saja, laba bersih Aramco mencapai USD 46,9 miliar (Rp 657,6 triliun) atau sepertiga dari volume APBN Indonesia. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama, Apple menghasilkan USD 21,6 miliar (Rp 302,8 triliun) dan Exxon Mobil USD 5,5 miliar atau Rp77,1 triliun. (jpg/fajar)

10 BESAR PRODUSEN MINYAK DUNIA (DALAM JUTA BAREL PER HARI)
Aramco (Arab Saudi): 10,96
Rosneft (Rusia): 4,22
KPC (Kuwait): 3,41
NIOC (Iran): 3,26
CNPC (Tiongkok): 2,98
ExxonMobil (AS): 2,29
Petrobras (Brasil): 1,99
ADNOC (UEA): 1,97
Chevron (AS): 1,83
Pemex (Meksiko): 1,81

Sumber: AFP, data produksi 2018

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...