SMA SPI, Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Mengenyam pendidikan adalah hak setiap anak, termasuk bagi yatim piatu dan kurang mampu. SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) hadir mewujudkan itu.

Belum banyak yang tahu tentang SPI. Didirikan oleh Julianto Eka Putra, beralamat di Jl Pandanrejo No 1, Batu, Jawa Timur. Kini, siswanya berjumlah 270, empat orang berasal dari Sulsel.

Uniknya, SPI sama sekali tak memungut biaya dari murid atau walinya. Sistem pembelajarannya pun terbilang cukup berbeda dengan sekolah formal pada umumnya, murid dilatih berwirausaha dan meningkatkan life skill.

Founder SPI, Julianto Eka Putra menjelaskan, SPI lebih mengutamakan life skill. Sebuah bentuk pendidikan agar anak mempunyai kemampuan untuk mandiri.

"Kurikulum yang ditetapkan sama dengan sekolah yang lain, namun gaya penyampaiannya berbeda. Sebab, murid punya latar belakang keluarga yang kurang beruntung sehingga perlu penyesuaian," ungkapnya kepada FAJAR dalam Seminar Parenting di Hotel Aston, Senin malam, (4/11/2019).

Tenaga pengajar pun terbilang profesional. Ada beberapa guru yang mengajar di sekolah negeri, kemudian menjadi volunteer di SPI.

"Di SPI ada berbagai unit usaha sebagai wadah siswa untuk belajar. Kami harap setelah mereka lulus, kemampuannya dapat diaplikasikan. Jadi tidak cuma mendapatkan ijazah," harapnya. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...