Mantan Camat dan Staf Kecamatan Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus AJB

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAROS — Dua tersangka kasus dugaan pungutan liar (Pungli) Biaya Akta Jual Beli (AJB) di Kecamatan Simbang memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Maros, di Kantor Kejaksaan Negeri Maros Jalan Dr Ratulangi Maros, Rabu, 6 November 2019.

Masing-masing mantan Camat Simbang, Muhammad Hatta, dan staf Kecamatan Simbang, Sofyan.

Informasi yang dihimpun Sofyan datang memenuhi panggilan penyidik sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 17.30 Wita. Sedangkan eks Camat Simbang, Muhammad Hatta, memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 13.30 Wita didampingi kuasa hukumnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Maros, Muhammad Afrisal Tuasikal, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap mantan Camat Simbang, Muhammad Hatta dan mantan stafnya, Sofyan.

“Hari ini kita periksa mantan camat sama mantan stafnya Sofyan sebagai tersangka dalam hal kepentingan Penyidik untuk melengkapi berkas perkara,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, tersangka inisial H datang bersama penasehat hukumnya sekitar pukul 13.30 Wita bersama penasehat hukumnya.

“Sedangkan tersangka inisial S sudah datang pagi sekitar pukul 10.00 Wita dan diperiksa hingga pukul 14.30 Wita. Sementara Hatta diperiksa sejak pukul 13.30 Wita hingga pukul 17.30 Wita,” jelasnya.

Para tersangka, kata dia, dicecar dengan berbagai pertanyaan. Di mana substansi pertanyaannya mengenai perbuatan para tersangka pada saat peristiwa dugaan OTT dan sebelunya.

Menyoal ada tidaknya penahanan terhadap kedua tersangka, dia mengatakan belum ada penahanan.

Hatta dan Sofyan kata dia, akan diperiksa sebagai tersangka, dalam hal kepentingan penyidik.

Tujuannya, untuk melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa penuntut umum (JPU). (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...