Walhi Sulsel: Lokasi Tambang di Salipolo Langgar Perda

Rabu, 6 November 2019 17:36
Belum ada gambar

Sejumlah warga turun aksi menolak aktivitas tambang galian C di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa beberapa pekan lalu.

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Hiruk pikuk melanggar tidaknya pihak perusahaan tambang galian C di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa, kini mulai menuai titik terang.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulsel, sudah mengkajinya dan menegaskan lokasi penambangan yang dilakukan PT Sumber Alam Rezeki itu melanggar. Bahkan, terendus ada tindakan melanggar hukum.

“Berdasarkan Perda Tata Ruang Kabupaten Pinrang, di Kecamatan Cempa, Desa Salipolo, betul bukan wilayah peruntukan tambang. Kami sudah tinjau,” kata staf advokasi Walhi Sulsel, Aswan Sulfitra, Rabu (6/11/2019).

Aswan pun membeberkan, Walhi Sulsel meminta agar Kareskrimsus Polda Sulsel menyengel aktivitas tambang di Desa Salipolo ini dan menyelidiki dugaan tindak pidana tata ruang yang terjadi.

“Kami minta pihak Polda turun ke lapangan dan menyelidiki pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan tindak pidana tata ruang terkait aktivitas tambang di Desa Salipolo,” pesannya.

Aswan pun membeberkan, apa yang sudah diperjuangkan warga dengan turun di jalan menentang aktivitas tambang itu sudah tepat. Isu terkait tambang tersebut ilegal bila merujuk pada aturan Perda RTRW Kabupaten Pinrang, sudah benar.

“Jadi silakan pihak kepolisian atau Gakum KLHK mempelajari Perda RTRW Kabupaten Pinrang untuk memprosesnya,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, pihak PT Sumber Alam Rezeki bersikeras legal. Tak ada yang dilanggar apalagi melanggar Perda Kabupaten Pinrang.

Komentar